Siliwangi Empire Complex

Atas undangan dari Bapak Hary Bawono, saya bersama sahabat saya mas Djoko Teguh diminta untuk menghadiri acara Ulang Tahun ke 36 berdirinya SEC ( Siliwangi Empire Complex ) di Sebuah Hotel berbintang yang terkenal di Semarang. Sejujurnya saya agak ragu, saya memang tahu SEC sebagai sebuah komunitas, namun saya tidak pernah tahu apa dan bagaimana sepak terjangnya.

Namun saya tahu bahwa Pak Hary Bawono secara tulus mengundang saya dan mas Djoko ketika kami silaturahim ke kantor beliau. Dan pantang hukumnya menolak sebuah ketulusan !

Jarum jam menunjuk pukul 20.00 WIB ketika acara dimulai, di awali dengan sambutan dari ketua panitia Ulang Tahun SEC yang ke 36. Dilanjutkan dengan cerita kilas balik SEC selama 36 tahun yang di bawakan langsung oleh Founder SEC yakni Bapak Hary Bawono. Dan dimulailah sebuah cerita yang menggugah dan menginspirasi saya.

SEC didirikan oleh Bapak Hary Bawono pada tahun 1974 dengan nama awal yang sangat menyeramkan, yakni Sioux Empire Cannibal. Nama yang diakui oleh sang founder sendiri tidak diketahui artinya. Dan itu menurut saya mempresentasikan semua hal yang ada pada saat itu, dalam artian selain nama komunitas yang tidak mempunyai arti, saya yakin pak Hary pun tidak tahu (pada saat itu) untuk apa komunitas tersebut didirikan selain untuk menampung anak-anak remaja nongkrong. Atas inisiasi dari adik pak Hary, nama tersebut diganti menjadi “Siliwangi Empire Complex”. Mengacu nama daerah/jalan di Barat kota Semarang dimana daerah tersebut digunakan untuk berkumpul.

Rentang tahun 1974 sd 1982 SEC sangat dikenal di kalangan remaja Semarang karena 2 hal, Gelut (berkelahi) dan Ngebut (baik roda 2 maupun roda 4). Rentang kedua adalah 1983-1994, dimana SEC sudah mulai merambah dunia showbiz sebagai EO terkemuka (mungkin EO pertama) di Semarang. Mereka berhasil mendatangkan artis dan grup band ternama, serta mampu membuat acara Festival Band SMA. Setelah tahun 1994 boleh dibilang SEC vakum berkegiatan karena kesibukan masing-masing anggotanya.

Komunitas yang dibentuk SEC di Semarang ternyata meng-ilhami beberapa orang untuk membentuk komunitas yang sama di beberapa tempat, sehingga terbentuklah distrik-distrik SEC mulai dari Solo, Magelang, Yogya,Surabaya, Jakarta, Bandung bahkan sampai Bali. Distrik-distrik SEC ini dinamai sesuai dengan kode daerah nomor telepon, seperti distrik 024 untuk pusat semarang, distrik 0271 untuk solo, distrik 021 untuk Jakarta dan distrik lainnya.

Kevakuman SEC dari tahun 1994 inilah yang menggelisahkan hati Pak Hari sebagai Founder, maka dikumpulkanlah para anggotanya dari seluruh distrik di Indonesia. Ulang tahun ke 36 ini dijadikan sebagai sebuah  reinkarnasi, rebuild, atau kelahiran kembali dengan sebuah tujuan yang jelas dan perencanaan yang matang. Dengan sebuah rencana regenerasi yang dirancang untuk menegaskan eksistensi disertai semangat persaudaraan (brotherhood) yang kuat. Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu.

Sebuah slide yang menggambarkan perjalanan SEC ditampilkan di layar, sebuah karya yang di buat oleh para generasi penerus SEC dengan tema “Magnificent Tomorrow”. Sebuah slide menggetarkan yang menjawab semua pertanyaan-pertanyaan dikepala saya. “One Heart, One Soul, One Dream” Itulah yang membuat semua anggota SEC mampu bersatu hingga 36 tahun. Sebuah Persaudaraan yang membutuhkan pengorbanan. Bahkan hidup mereka diabdikan untuk mimpi yang sama, mimpi persaudaraan. Sebuah ikatan emosional yang hanya bisa dipisahkan oleh kematian.

2 thoughts on “Siliwangi Empire Complex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *