Membuat Visi dan Misi

Ketika Meninggalkan Istri dan anaknya (Ismail alaihissalam) di lembah tandus Mekkah, Nabi Ibrahim ‘alaihissalam berdoa,

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur” (QS. Ibrahim: 37).

Sudah tahu kan bagaimana kondisi Kota Mekkah sekarang ?

Rasulullah amat mencintai Kota ini

وَاللَّهِ إِنَّكِ لَخَيْرُ أَرْضِ اللَّهِ وَأَحَبُّ أَرْضِ اللَّهِ إِلَى اللَّهِ وَلَوْلاَ أَنِّي أُخْرِجْتُ مِنْكِ مَا خَرَجْتُ

Demi Allâh! Sesungguhnya kamu merupakan bumi Allâh yang terbaik, tempat yang paling dicintai oleh Allâh. Seandainya aku tidak diusir darimu niscaya aku tidak akan keluar darimu. [HR. at-Tirmizdi dan Ibnu Mâjah. Hadits ini hadits shahih]

Kemudian Rasulullah Hijrah ke Kota Madinah

“Diriwayatkan dari Abdullah bin Zaid bin Ashim katanya, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Nabi Ibrahim telah mengharamkan Kota Makkah dan mendoakan keberkahan terhadap penduduknya. Maka sesungguhnya aku pun mengharamkan (memuliakan) Kota Madinah sebagaimana Nabi Ibrahim telah mengharamkan Kota Makkah. Dan sesungguhnya aku juga telah mendoakan keberkahan makanan di Kota Madinah, sebagaimana yang pernah didoakan oleh Nabi Ibrahim kepada penduduk Makkah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Sudah tahu jugakan bagaimana kondisi kota Madinah sekarang ?

Nabi Ibrahim alaihissalam dan Rasulullah mengajarkan pada kita membuat sebuah Visi yang sangat jauh kedepan, bukan cuma satu dua tahun kedepan, bukan cuma untuk kepentingan diri sendiri. Dan mulailah dengan Doa.

Dalam suatu hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Tiada satu pun yang lebih dihargai oleh Allah daripada doa,” (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). Atau dalam redaksi lain, “Siapa yang ingin doanya dikabulkan Allah dalam bahaya dan kesusahan, maka hendaklah ia berdoa dalam kesenangan.” (HR Turmudzi)

Oleh karenanya, dalam surah al-Baqarah (2) ayat 186 disebutkan, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Ayat di atas mengajak kita untuk yakin seyakin-yakinnya bahwa Allah Maha Pengabul Doa. Jika kita kaitkan dengan salah satu dari sifat Allah (Asmaul Husna) yaitu Al Hayiy yang artinya Maha Pemalu, disana tergambar bahwa sesungguhnya Allah akan malu jika tidak bisa memenuhi permintaan hamba-Nya. Sangat mudah bagi Allah memenuhi satu hamba-Nya sebab Dia tanpa lelah dan kantuk senantiasa mengurus dan membagi-bagikan rezeki untuk hamba-Nya meski tanpa diminta.

Sesuai dengan hadis Rasullullah SAW, “Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hamba-Nya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa.” (HR al-Hakim).

Saya pernah disentil salah satu Ustadz/Guru saya,

“Doa itu sekalian yang keren, jangan cuma semoga anakku lulus ujian, lha kalo sudah lulus mau apa ? kerja/usaha ? cari duit ? Biar kaya ?”

“Terus manfaatnya buat Agama apa ? buat negara apa ?”

“Pernah nggak doa in Semarang seperi doanya Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ?”

Mak Jleb langsung Ngowoh 

“Tiap hari kok urusannya cuma kerja dan ngurus anak, Agamamu terus piye ?”

“Pernah nggak doa in dan membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa kesusahan ?”

(Tambahan penulis : Ingat Palestina, Ingat Suriah)

Duarrrr, langsung pingsan 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *