Jurnal Umroh Day 5, Eksplorasi Sekitar Hotel Tower Jiwar di Makkah

Selepas melaksanakan umroh pertama yang selesai jam 2 waktu setempat, segera jamaah umroh balik ke hotel Tower Jiwar yang berada di depan pintu masuk pertama (King Abdul Azis Gate). Ada 2 pintu masuk yang di depan lewat depan Mall di bawah Menara Jam dan satunya lagi lewat belakang, melalui jalan di depan istana Raja Arab.

Di pintu depan seberang mall ada kios kecil menjajakan es krim, salwa langsung melihat dan meminta, namun tidak saya turuti, nanti habis sarapan kata saya. Balik ke kamar, menata koper dan siap-siap untuk sholat subuh di Masjidil Haram. Pahala ibadah di Masjidil Haram 100.000 kali di banding tempat lain lho. Eman kalo cuma buat ibadah Fardhu, harus ditambah sunnahnya juga.

Pintu 1 masjidil HaramSetelah Sholat Subuh, Segera pulang ke hotel untuk makan pagi. Agak berbeda dengan di Madinah, tempat makan di Tower Jiwar semacam ruangan khusus untuk jamaah saibah jadi tidak bercampur dengan jamaah lain, masakannya juga enak. Suasana kedekatan dengan jamaah umroh lain terbangun di Mekkah ini, selain karena bertemu di restoran mungkin juga karena sudah saling mengenal satu sama lain.

Salwa sudah mulai nagih es krim, ya sudahlah, saya turun ke bawah bersama salwa. Di depan dan sekitaran Hotel banyak sekali burung merpati dan Kucing. Di depan kios eskrim saya lihat2 harga es krim, Cuma 3 Riyal saudaraku … hehehehe. Jadilah beli 2 buah, satu buat salwa dan satu bundanya salwa yg sedang istirahat dikamar.

es krim 3 riyal

Hari pertama di Mota Mekkah, saya tidak begitu banyak berkeliling karena istri sedang hamil 3 bulan jadi saya minta untuk banyak beristirahat. Sholat Asar kami berangkat ke masjidil haram bertiga (eh berempat ding sama yg di perut hehehe).

Pulang sholat asar saya lewat jalan belakang Hotel,ternyata di Hotel Tower Jiwar juga ada Mushola yang connecting dengan Masjidil Haram jadi, Bundanya Salwa saya minta untuk sholat di Musholla saja karena ikut imaman dengan yg di Masjidil Haram. Medan di Mekkah ini naik turun beda dengan madinah yang datar jadi untuk pulang pergi sholat di Masjidil Haram cukup memerlukan tenaga dan niat ekstra.

Malam bada Maghrib dan menunggu isya, saibah melaksanakan lagi manasik (yang ketiga) di musholla Hotel, disini berembug bagaimana teknis pelaksanaan umroh yang kedua.

Manasik ketiga di mekkahDisini Muttowif Saibah, Ustadz Hirjan meminta Jamaah untuk saling menjaga satu sama lain, Insya allah pahalanya gede. muttowif juga mengingatkan bahwa besok pagi setelah sarapan akan tour kota mekkah…cihuyyy… lets go

😀

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *